6.04.2009

Xtremely Cold, Bleeding Xtremely, and My Heart Won't Stop Beating til the End of Time

Hari ini serba luar biasa... Pagi yang gak biasa, siang yang luar biasa, sore yang sangat tidak biasa, dan malam yang teramat sangat tidak biasa, huff...
Dimulai dari aku yang terpaksa bangun dari lelapnya tidur karna menggigil kedinginan. Rasanya ditusuki beribu jarum es, brr...tak lupa hawa dingin memenuhi rongga hidung. Anjrit, tumben dingin banget. Aku langsung ngibrit buat ngambil remote control AC. Pip... Yeah, (kupikir) AC sukses kunonaktifkan! Setelah kubiarkan 1-2 jam, eh...kok kamar tidurku masih terasa dingin ya? Benar-benar janggal, biasanya dimatikan beberapa menit saja gas CFC udah beterbangan menyesaki atmosfer bumi. Wah, ada yang gak beres ni...
Yak, benar saja. Ketika bapak mengecek kamarku, beliau memarahiku. Katanya mesin ACnya masih jalan, nah lho...padahal indikator ACnya udah mati! Beliau coba untuk menghidupkan AC, dan...fuolaa, tetesan air yang tidak sedikit berjatuhan, tes tes tes... Disambut dengan suara kretek kretek tek tek, alias es beku yang menempel di swing AC, keren buanget ada esnya! :D Ada padat (es), ada cair (air), ada gasnya juga dong... Yup, berupa hawa dingin, yang sangking dinginnya sampai bisa dilihat oleh mata telanjang, kayak waktu ngebuka freezer gitu loh...kebayang kan? :) Wew, jadi semalaman aku kayak ikan yang disimpen dalam freezer dong?? :D Kata bapak sih gara-gara ada komponen yang putus, jadi kompresor (komponen utama pendingin) tak bisa dihentikan dan terus bekerja. Akibatnya, (jika kita halangi jalan keluar udara seperti yang tak sengaja saya lakukan) akan membentuk lapisan es, ckck..
Siang dan malam jantung terpacu kencang, menyambut hari keputusan esok!
Kalo sorenya... Kan aku kepikiran masa depan siang dan malam, jadinya rada stres dan mengganggu fungsi kerja tubuh. Hasilnya, mimisan. Tapi ini tidak biasa, karna terjadi di kamar mandi. Kita semua tahu kalo darah dan air itu sama-sama cair, lalu? Karna terasa sama saat disentuh, kau takkan sadar ini darah ato bukan, kecuali melihatnya sendiri di cermin (karna ini di kamar mandi).
Waktu pertama kali ngeliat muka di kaca, mataku mengira kalo makhluk di depanya itu:
1. Korban kecelakaan yang mulutnya jatoh duluan dan keseret aspal.
2. Makhluk kanibal yang baru aja selesai menyantap mangsanya.
3. Sesosok vampir yang baru selesai menghabiskan stok darah di rumah sakit dengan buasnya untuk menghilangkan dahaga.
Wew, kenapa begitu semua, karna... Coba deh bayangin, orang yang gak merasa dirinya mimisan, menunduk ke arah keran sambil untuk berwudhu. Dia mengusap mukanya dengan air suci (padahal warnanya merah). Weks, belepotan kemana-mana darahnya! Daerah mulut dan sekitarnya dikelilingi darah segar, hii... Untung aja respon dari otak sangatlah bijak, menuju ke ruang tengah dan mencari lap atau tisu. Gila banget kalo aku teriak kesyetanan disaat yang genting seperti itu...(nanti malah dikira syetan lagi, hiahahaa... :D
Tunggulah posting paling menegangkan selama hidupku pada tgl 5 Juni... :)

Tidak ada komentar: