Tampilkan postingan dengan label Seru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seru. Tampilkan semua postingan

6.13.2009

Tim Indipenden Penilai Resto Berbintang Sedunia

Ini adalah catatan harian dari seorang profesional muda yang berkarir dalam bidang penyurveian resto berbintang kelas dunia. Catatan ini tidak sengaja saya temukan di sebuah tempat yang tak terjangkau oleh pihak manapun. Nah...karna saya baik hati, dermawan, dan tidak sombong, saya ikhlas membeberkannya ke muka publik. Langsung aja kita intip salah satu hari dalam kehidupan si agen tersebut.
Sabtu, 13 Juni 200x.
Akhir pekan yang berat dengan segudang misi yang belum tuntas. Aku berpikir, enak skali rasanya bulan-bulan yang lalu, saat aku hanya seorang blogger. Hidupku tenang, damai...menulis sesuka hati sambil mewadahi uang yang mengalir (meski sempat terguncang dengan berita ditahannya seorang blogger karna tulisan di blognya). Ah...segalanya berubah sesaat setelah aku resmi dilantik menjadi agen peninjau restoran berkelas di berbagai belahan muka bumi. Ah...akhirnya punya penghasilan tetap juga, batinku lega. Namun, ternyata ini tidak berjalan semudah yang aku bayangkan...
Ps: Mulai saat ini, aku putuskan untuk tidak menulis disini lagi. Karna, sebagai agen setengah rahasia, aku dituntut untuk menjaga sikap.
Wow, benar-benar agen kita... Selain selembar diary di atas, aku juga menemukan sehelai kertas terlarang. Penasaran? Mari kita baca...
Sabtu, 13 Juni 20xx
Wah..aku tak tahan lagi untuk TIDAK menulis! Soalnya, hari ini benar-benar hari yang paling seru di sepanjang karirku. Agar tidak terlalu blak-blakan, aku ceritakan ilustrasinya saja ya...
Pada suatu pagi yang cerah, Agen A bangun dari tidurnya. Dengan sigap, dia memasukkan seluruh peralatan kerjanya ke dalam tas, lalu melesat menuju suatu tempat. Di sepanjang perjalanan, tak henti-hentinya ia menghubungi Agen B untuk memastikan pertemuan mereka. Oke...hari ini pasti menyenangkan, gumamnya sambil tersenyum. Singkat kata, kedua agen tlah bertatap muka. Diam. Mereka tahu, disini bukan tempat yang tepat. Kemudian, Agen B menghubungi Agen C untuk menginformasikan lokasi untuk memulai pekerjaan mereka.
Sampailah ketiga agen itu di markas rahasia, letaknya ada di ujung dunia. Agen B membuka gerbang itu, pintu masuk menuju ranah maya, tempat kerja mereka. Agen A langsung memasukkan kode pengenalnya agar bisa dikenali. Agen B dan C terdiam, menunggu instruksi berikutnya. Mereka telah sepakat untuk bekerja lewat akun A hari ini. Dan mulailah misi mereka, "Menilai tiap resto yang mereka temui."
A: Ah ahh..ngurus restoku dulu ya...
B&C:Iya iyaa...
B:Eh, buka restoku dong...
A:Oke...*klik*
B&C:Hahahaa...blabla*sibuk dgn obrolan mreka*
A:zzzz*langsung mengakses resto lain*
C:Wah wah, ni resto bau bau ya, masa tempat b*ker dijejerin di deket meja makan...liat deh posisinya!
B:Iya tuh, huek.
A:Yaudah, walopun rata-ratanya bintang 4 dan sebegini mewahnya, tapi karena kita kasian ama yang makan disitu, jadi nilainya...
Semua:DUA!! Huakakakakaak...
C:Cepetan, ke yang selanjutnya!
A:Iya iyaa...
B:Oh, resto ini minimalis...bagus juga! Ini baru beradab...
C:Iya iya, stuju banget. Kalo yang tadi biadab dong? Haha. Juru nilai, cepet kasih 3!
A:. . .
--hening...--
A:Gak terima ah, liat de...kalo pekerjanya tepar gitu harusnya banyak sampahnya kan??
C:Lah, terus?
A:Gak bole bagus yang kayak gini, dasar pelit! *ngasih nilai 1*
B:Ah ah ah...ko 1 sih?? Gak bisa gitu dong!
A:Harus bisa gituuu!
C:. . .
--resto berikut--
A:Ah!! Ada sampahnya! *dengan girang memunguti sampah*
B:Ckckck...dasar tukang sampah.
B&C:Hahahahahahaa...
A:Biarin! :p
--kembali ke jalan resto si A--
C:Eh eh, coba masuk ke resto yang itu! *sambil menunjuk resto terbesar di deretan itu*
A:Ha? Ya, yakin?
C:Iya lah...liat deh depannya, lebay buanget ih...
A&B:*terdiam sambil saling berpandangan*
C:Wuaah...gede banget...tapi tetep aja lebay dalemnya! Blablablablaa...
A&B:Wuih...huahahahahahahaaa...*ketawa bergelimpangan di belakang B*
C:Heeh...pada napa sih?
A&B:*tetap tertawa heboh*
A:Haha, huff...menurut kamu, gimana ni restonya?
C:Ya...bagus sih, tapi lebaynya itu loh...
A:*menahan ketawa* Terus toiletnya?
C:Yaa...bagus juga, tertata rapi. Yang lagi makan nyaman dan yang lagi buang hajat juga gak malu.
A&B:Huahuahuahuahahahaa...*ketawanya meledak lagi*
A:Tau gak ni resto punya siapa?
C:Gatau.
B:Haha...
A:Coba deh baca namanya, ini punya...
C: *membaca sambil sedikit tersenyum*
B:Hahahaa...gapapa kok, bagus malah buat kritikan yang jujur...
A:...yang pastinya ninju sampe K.O. Ya kan? Hahahaa...
C:Tapi beneran kok, restomu bagus kok, bagus...
Benar kan dugaan Agen A? Kalo hari ini bakal menyenangkan. Ternyata bekerja dalam tim lebih seru daripada bekerja sendiri. Tak menyesal dia jauh-jauh pergi di hari liburnya untuk misi spesial itu, hoho.
Yak, sekian... Kurang lebih itu bisa memberi sedikit gambaran mengenai pekerjaan-pekerjaan yang kurang lazim ditemui. Satu hal yang pasti, hal-hal di atas berdasar kepada pengalaman pribadi yang pastinya-tak-diragukan-lagi diberi terlalu banyak bumbu disana-sini.

3.20.2009

AirMata RossDiana

Hai-hai ^^, namaku Rosdiana. Senang sekali mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan kalian semua. Aku mau menceritakan satu hari yang berkesan bagiku, hari dimana aku genap 15 tahun (seharusnya ganjil ya, tapi nanti jadi gak nyambung... :p) berpijak di atas bumi pertiwi. Ah, tak terasa...aku telah cukup umur untuk berpikir dewasa. Namun, jiwaku sepertinya masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan kerasnya dunia. Cerita ini akan selalu kuingat sebagai bagian dari proses perkembanganku yang indah...

Hari ini hari Jumat, kalender menunjuk ke tanggal 20 di bulan ke-3 tahun ini. Hah...di sekolah lagi ada hajatan mid semester, pusing sing sing. Kulalui rutinitas pagiku layaknya kemarin, tanpa terlalu memikirkan bakal jadi apa hari yang cukup spesial ini. Hiyaaa...banyak yang mengucap selamat teruntukku, ^^ Haha, jadi inget kemarin... Dengan santainya Yola membicarakan rencana rahasia besar bersama di depanku, wkwk! Aku jadi senang begini rasanya.

Akhirnya, bisa pulang sekolah juga... Tumben Yola dan Yuna masih bertengger di sekolah, biasanya kan...yah, tak usah dipikirkan. Hem...ngobrol-ngobrol, cas-cis-cis, temen-temen banyak bergerombol di sana-sini. Huft, capek, duduk ah... Sempat juga ku ajak pulang, tapi semua menolak, bahkan aku sempat disebut serupa dengan Yola, ya deh...nyerah nyerah, ikutan kalian aja.

Agak lama berselang...serempak beberapa orang menghampiriku, dan... HAPPY BIRTHDAY! Banyak banget yang ngucapin, teman yang ada di sekitar langsung kompak menyanyikan beberapa bait lagu untukku, wawaw. Hahai, aku dapet kadooo...katanya patungan gitu, tapi aku gak begitu peduli, karena bonekanya immuuuut...^^ Sapi lucu nan menggemaskan, uw uuw... 

Ku main-mainkan boneka baruku, yah...emang imut sih. Ada seorang kawanku yang tak henti-hentinya mengagumi si sapi, hehe, dia tuh yang berburu siang dan malam dan akhirnya menemukan sapi ini, hem, gatau juga deh kapan nyarinya, sotoy-sotoy dikit gapapa dong...hoho. Intinya, dia yang paling heboh. Ada juga yang cinta bonekaku, yah...gak seheboh orang pertama, namun terlalu menghayati sang pujaan sebagai MH, maksudku sang sapi. Duh...ada-ada aja...^^b

Aaah...sapiku diculik mereka ke kamar mandi! Duh, gimana nih? Kalo jadi bau WC, apa mereka mau tanggung jawab?? Gak terlalu kupikirin juga... Ujung-ujungnya aku juga ke toilet itu, gatau deh digiring ke sini buat apa, pokoknya ikutan aja... Sempat berbincang-bincang di depan toilet, aneh juga, tapi sejauh ini aman-aman saja. Lama-lama kami berpindah ke depan kantor... Eh, ada Aya! Ah, bonekaku! Direbut lagiii...T_T Kapan aku bisa berduaan dengannya? Sebegitu imutkah ia di mata para wanita?? Uhuhuuu...masalahnya, Aya yang megang, AYA loh, harus bersiaga, karena dia bukanlah orang sembarangan...(haha, piiis, Ya V^^)

Tinggalin ah, capek saya main-main sama Aya! Euh, tapi malah diomelin sama 'orang pertama' (mohon cermati 2 paragraf sebelum ini). Yaiyaaa...lalu berusahalah kurebut boneka dari sosok menyebalkan yang mempermainkanku. Tapi...

Aaah!! JATUUUUH!! Ke got!

...

Hem, gapapa, cuma kotor dikit. Untung selokannya lagi kering.

Si orang pertama langsung ngambek. Ih, kok gitu banget ya?? Kan cuma dikit kotornya, lagipula gak sengaja koo...

Di depan tempat fotokopi depan sekolah, Aya menggebu-gebu menceritakan raut wajah orang pertama yang...marah besar.

...

Semakin didengar, semakin dibayangkan, semakin dirasa...a, aku...

Ih, padahal kan si orang kedua yang beli boneka tu ja biasa kok, gak marah-marah. Dia malah mencoba untuk menghiburku. Hiiih...beda banget sama yang orang satu tadi, apa kaliii...

Tik...tik...tik... Apa, Tik? Ngapain nengok? Jangan GR ah! Ehm, kita ulang...

Tik...tik...tik...air mataku...jatuh...perlahan namun pasti, muka yang ceria berubah merah... Kenapa sih, kok segitunya?? Gak habis pikir deh...

...

Orang kesatu (sama kayak pertama, ya iyalaah...) berteriak-teriak, seakan tak peduli denganku, mendekat pun tidak. Hiks...hiks...wajah yang penuh dengan tangis ini ingin segera pergi jauh... Tuk utuk utuk (efek kaki melangkah, maaf kalo kurang pas),  tiba-tiba...

Byuuur... Ah, basah! AKU TERSEBOR!! Bukannya selesai, malah menyulut masalah baru...

Temanku, yang itu tuh, tuambbah ngamuk. Gara-gara? Boneka yang kugenggam juga tersiram! Astaghfirullah...ta, tapi kan ini salah para tukang sebor, bukan aku! Kenapa? Kenapakenapakenapa?? ... Aku terpuruk dalam ketidakmengertianku dengan anak lebay itu.

Dia menjauh...terus dan terus menjauh pergi sambil menggenggam amarahnya. Uhh...sesegukan ku hampiri cewek itu perlahan, sembari mengucap beberapa patah kata terakhir untuknya.

Beberapa detik setelah itu. ... "Mana es krimnya?" Wawawaa...sialan, aku terkerjai oleh mereka, humh! Tapi jiwa sudah terlalu bergejolak, aku tetap ingin pulang meski mereka hanya bercanda. Hati ini...perih...uhh... Mereka terus memaksa, namun hati ingin pulang... Walau mereka menjanji es krim telah menanti, tapi luka ini akan terus ada untuk selamanya...

Tragis, sungguh tragis, sebuah persahabatan yang indah kini harus berakhir dengan...

...indah tentunya! ^^

Coming soon... AirMata RossDiana: Behind The Scene.

3.16.2009

Rasakan Sensasinya

Coba deh, bayangin diri kamu menjadi seseorang yang mengalami kejadian berikut: 

Kamu BT banget, ditahan di sekolah dengan paksa. Padahal kamu udah bersemangat mau ke rumah teman untuk latihan bersama teman-teman. Uh...BT BT BT, lammaaa...banget nih urusan selesai, hih.

Huah...akhirnya selesai juga urusan terkutuk, pergilah kau ke rumah temanmu itu. Ah, lama banget yah aku di sekolah? Semoga mereka masih di sana. Kamu  sudah memastikannya dengan mengirim sms ke salah satu kawanmu. Uh...panas banget...capek aku... Mana sendirian lagi, huft.

Akhirnya, sampai juga nih di depan rumah kawanmu. Kamu perlahan masuk ke dalamnya, lalu menyapa orang tua yang punya rumah. Di dalam remangnya rumah karena PLN tiba-tiba memutuskan aliran listrik, kamu melihat teman-temanmu turun berbaris dari tangga... Lho, kok pada bawa tas sih? Dengan segera mereka mencium tangan Ibu pemilik rumah seraya mengucap pamit. Lah, mereka mau ngapain? Masa mau pulang sih? Kamu bertanya pada salah satu dari mereka.

Apa jawaban yang kau dapatkan?

"Kita mau balik..."

Apa? Bukannya tadi dia bilang mau nungguin aku? Bukannya... Bukannya...

Dag...dig...dug...lalu perjuanganku?

"...ke atas." (sambil memutarkan badan disertai cekikikan)

Bwahahahaa...cuma itu yang bisa kau dengar dari mulut kawan-kawanmu. Semua langsung ngibrit ke atas, tak lupa ketawa haha-hihi. Kamu yang panas luar dalam berhasil menangkap salah satu dari mereka, yang dengan buasnya kau teriaki dan tariki tas orang tersebut. Anak itu juga gak mau kalah, dia berteriak-teriak karena kau membuatnya takut, takut jatuh maksudnya... Mau bagaimanapun dia meronta, kau tak peduli dan takkan pernah peduli!!

Kalo aku sih...cuma bakal menertawakan kamu, karena aku adalah salah satu dari mereka, :P

3.07.2009

Sabtu yang Tak Biasa

Benar-benar hari yang...penuh dengan kejutan, setidaknya itulah yang kurasa hari ini. 
Hari ini tanggal 7 Maret, pertanda ada yang punya acara spesial, yaitu salah satu 'kawanku', Y*la. Kalo ada yang senang pastinya ada yang sirik dong... Dalam hari yang berbahagia ini tak ketinggalan aku bersama kawan" lain menyiapkan strategi pengelabuan, hem, intinya ngerjain si target aja.
Sudah jauh hari kami rancang sedemikian rupa, namun apa daya kami tetap manusia. Sial banget deh, ada rapat wali murid kelas 7 yang menghancurkan segalanya! Arghh...sedikit sebal, huh. Mau gamau kami menyusun rencana dadakan yang tercipta di otaknya Amel.
Sebagai pengemban misi dadakan penggiringan korban dengan improvisasi, aku merasa amat terbebani, belum gladi resik nih! Setelah bolak-balik ngikutin si target di bawah tusukan sinar mentari yang kejam, akhirnya semua berakhir di labirin truk yang ada di depan Pionir. Huft, AKHIRNYA.
Trus kita beralih ke rumah the victim yang beralamat di JL. Besi 5 no. 13 Komp. KS, tempat dimana dia merayakan tanggal lahirnya tahun ini. Begitu sampai di Jalan Besi 5, ada sesuatu yang tidak biasa, lagi... Bazar, yah, bazarnya TK Al-Muhajirin yang kok-bisa-ya-diadakan-hari-ini? Terlihat semarak, kayak pesta ulang tahun gitu, wew, Y*la langsung keGRan.
Tenda yg dipakai untuk bazar, serasa di tempat yang aku kenal...
Ada sekitar 1 jam yang kita lempar untuk mendekam di kamar sang target. Bukannya kita dikurung, kami rela kok berdiam diri di situ, demi kawan" kami yg masih ada di perjalanan menuju kemari. Kurang lebih jam 12 siang acara makan siang dalam rangka syukuran anaknya tuan rumah pun dimulai... Nyam...nyam...dengan ganasnya kucaplok semua makanan yang tersedia di meja, haha, jangan berkhayal yang tidak-tidak, aku masih normal kok... Setidaknya aku terlihat paling garang saat makan dibanding orang" di sekitarku saat itu.
Menginjak ke acara selanjutnya, yaitu sesi bermain di TK Al-Muhajirin. Jujur ya, ini adalah sesi yang paling disukai kalo lagi berkunjung ke rumah Y*la ataupun Upi, karena disitu ada taman bermain yang sangat menyenangkan... :) Tak bosan"nya kami bercengkerama di tempat itu, sembari mengenang masa kecil yang cukup bahagia...
Ini dia paket lengkap isi orang-orang yang hadir di sesi foto, minus tukang jepret dan Asti.
Di sinilah banyak terungkap fenomena yang...sebenarnya biasa namun...ah...susah dijelaskan dengan kata", pake foto dulu aja kali yah!
Ohh...sedang apa mereka?? Wawawaw...tertangkap basah melakukan...ckckck, aku tak mengerti apa yang mereka pikirkan. Foto ini diambil dari kamera tersembunyi. Siapa gerangan sosok hebat yang mengambilnya? Tidak lain dan tidak bukan adalah... AKU!! Hehe...
Ekhem...ekhem...saling menatap satu sama lain...
Dan mereka tidak menyadari kalu adegan ini tertangkap basah oleh kamera!
Gyahahaha... Cie cieee... (pa'an sih?) 
Asal kau tahu, pose ini sama sekali tidak direkayasa, terekam dengan tidak sengaja, sangat alami, tapi entah kenapa ada maknanya, ehem. 
Kau tahu? Aku terus keheranan, mengapa foto-foto macam ini banyak sekali tertangkap di hari yang cukup aneh ini? 
Haha, sedikit masuk akal kalo mengingat seperti apa orang yang lahir di tanggal ini. 
Ehm...sudah sudah, sepertinya cukup sekian. Setelah main-main sampe puas, jam 3 sore kami kembali ke tempat pengungsian sementara, rumah no. 13 itu. Sempat makan kue tart, tapi khusus aku sendiri tidak mencicipi, bagiku mengotak-atik hp lebih berguna daripada mencomoti kue tart coklat besar yang ada di depan mata, yang kata temen" rasanya yahut. 
Oke dee...aku pulang duluan, takut kena semburan di rumah, wow, aku lupa bilang kalo mau ke rumah orang...hehe. Berjalan ke arah matahari yang mulai condong ke barat, daku bersama Riris dan Manda sempat jeprat-jepret tak menentu. Aneh.
Tampak belakang. Kita mesti bolak-balik, maju-mundur cuma untuk mendapatkan foto ini.
Angkot pun tak ketinggalan memeriahkan hari janggal ini. Lagu damndut plus videonya berkumandang mengiringi kepulangan kami bertiga ke rumah masing-masing. 
Ckckck, Y*laa... Y*laa...