Tampilkan postingan dengan label NF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NF. Tampilkan semua postingan

4.19.2009

Lagi Aneh

Hari ini ada yang gak beres dengan diriku ini. Perilaku, perkataan, pemikiran, perasaan...
Dari siang hingga petang, lagu Incomplete-nya Backstreet Boyz terus terngiang... Menatap nanar sewaktu melihat mobil hijau itu... Emosi langsung tumpah ruah gara-gara sedikit 'sentilan'... Kacau balau waktu ngerjain soal-soal di NF. Pengen nagih janji juga gak jadi-jadi, pengen jajan juga ditahan, padahal tenggorokan kelewat kering dan perut amat terlilit... Ingin selalu pendam mauku hari ini, entah kenapa... Dan diriku yang dulu pun kembali, huft.
Tiba-tiba aja semua terjadi tanpa sempat kusadari. Apa karena stres menjelang UN? Akibat memikirkan SMA yang kan kutuju? Atau gara-gara tadi siang... Kusia-siakan hasil jerih payah ortuku demi memuaskan egoku, huft, payah... Harap maklum, hal sekecil apapun, kalo menyangkut ortuku, mengguncang jiwa raga pun amat sangat mungkin terjadi padaku. Memang, bakal jadi berlebihan banget, dan itu sudah sering terjadi. Aku yang tak menitikkan air mata setetes pun saat membaca novel yang bikin nangis temen satu kelas, dengan mudahnya menangis saat mendengar keluhan ibu yang lelah mengingatkanku, atau kemarahan bapak yang kecewa terhadap kebiasaanku. :c Aneh ya? Memang...
Sampai saat ini belum terungkap kejelasan atas segalanya, aku yang merasa tak biasa cuma bisa menumpahkan semua di dalam blog ini.
Syukurlah, aku sudah merasa baikan. :)

4.12.2009

Hari-Hari Tenang di Hari-Hari Akhirku di NF

2 hari TO terakhir ini, aku merasa senaaang..skali. Rasanya tenang, damai, tentram, hem..adem ayem, hehe. Gak da lagi kepanikan yang memburuku, atau kegundahan bakal da yang 'melirik' ke arahku atau tidak. Rasanyaaa..bebas sebebas-bebasnya aku menjalani TO slama ini. Eits, jangan dikira kalo pengawasnya tuh kelewat baik dan tak sampai hati melarang peserta tes 'berkeliaran', JUSTRU guru 'pembunuh'-lah yang membuatku nyaman, aneh ya? Haha, kau belum tahu sih duduk perkaranya...
Gara-gara tuh guru killer, kelas yang tadinya semrawut diterpa bermacam bising gak jelas, juga diluapi oleh kecurangan dan kelicikan di setiap sudutnya, mendadak berubah drastis. Gimana enggak?? Wong aura pembunuhnya sangat menusuk, haha, tapi teteep..gak bisa menandingi keganasan Bu Aan masa lampau, Bu Aan is da best lah!^^
Sayangnya, KENAPA BARU SEKARANG NF mengutus manusia penyelamat itu ke kelas P7? Mengapa baru sekarang, MENGAPA?? Apa mereka baru puas setelah menonton adegan demi adegan perjuangan beratku lewat CCTV tersembunyi itu? Setelah puas menertawakan belbagai adegan konyolku dalam mempertahankan harga diriku, gitu?? Bah, sebal daku mengingatnya... Tapi gapapa deh, setidaknya dalam 2 TO terakhir ini, aku bisa merasakan makna TO yang sesungguhnya...
Oh ya, bertanya-tanya apa yang terjadi dalam 2 hari itu? Oke, akan kucoba tuk mengingatnya... Ehm, hari ke-1, kesan pertama yang kutangkap saat kali pertama melihat beliau, "Wah, mengingatkanku pada seorang guru di sekolah...". Namun, di luar dugaan, guru itu..disiplin abiz! Busyet daah... Sampe ngusir murid sgala, ckck. Di akhir hari itu, aku menganggap bahwa setengah dari kekejaman Bu Aan yang lenyap rupanya telah menjangkiti pria tersebut. Hari ke-2, Alhamdulillah..diawasi sama guru itu lagi, senangnya!^^ Aura pembantai masih kental tercium di dalam kelas ini, hwehehee...Pak, makasi banyak udah susah payah mengawas dimari, kapan-kapan kesini lagi yah!^^

2.20.2009

Kalo di Tabung Aja Oke, Kenapa Ga di Kaleng?

Di kelas Biologi, NF.
Riri: "...fertilisasi in vitro." (bergumam sendiri)
                (yang lain lagi sibuk ngerjai soal)
Riri: "Eh, Yun, fertilisasi in vitro tu dimana si?" (sambil menunjuk soal no.3)
Yuna: "Yang D, di tabung."
Riri: (sedikit ga percaya) "Oh, tabung? Emangnya ga bisa di botol yah?"
Yuna: "Itu tuh bayi tabung."
Riri: "..."
Yuna: "Bayi di botol... Sekalian aja di kaleng, haha..."
Riri&Upi: "Hahahaa...:D"
Riri: "Di kaleng...kayak ikan tuna aja..."
Upi: "Hahaa...ikan kalengan, bayi kalengan!"
Bertiga: "Huahahahahaaa... :D :D"
Bayi kalengan, praktis, nikmat, bergizi, dan siap saji. Tinggal buka kalengnya, dan bayi bisa langsung disantap. Tanpa bahan pengawet! Haha... :D